Showing posts with label MAKALAH SOSIAL. Show all posts

MAKALAH GROUP INVESTIGATION

8 Apr 2015
Posted by Pathurroni


MAKALAH
STRATEGI PEMBELAJARAN

“GROUP INVESTIGATION”


OLEH :
ARI ALFIAN (E1B113010)
PATHURRONI (E1B113056)
RIDHO ADTIYA (E1B113060)

FAKULTAS KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MATARAM
2014-2015


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT  yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga dapat kami menyusun makalah  mengenai  Model Pembelajaran Group Investigation tepat pada waktunya. Makalah ini kami susun guna untuk memenuhi persyaratan mengikuti mata kuliah Setrategi Pembelajaran.
Dalam pengumpulan data, kami dibantu oleh berbagai pihak yang terkait termasuk sesama rekan mahasiswa lainnya. Atas terselesaikannya makalah ini kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah Setrategi Pembelajaran.
Kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan.Dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan makalah ini. Akhirnya kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi kelompok kami.



                                                                                                Mataram,  April 2015
                                                                                                          penyusun



DAFTAR ISI
COVER                                                                                            
KATA PENGANTAR                                                                           
A.   BAB I : PENDAHULUAN                                                                    
1.      Latar Belakang                                                                                                        
2.      Rumusan Masalah                                                                                                  
B.    BAB II : PEMBAHASAN                                                                    
1.      Pengertian Model Pembelajaran Grup Investigatis                                               
2.      Prinsip Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigasi                              
3.      Tujuan Model Pembelajaran Grup Investigasi                                                      
4.      Langkah-Langkah Model Pembelajaran Grup Investigasi                                   
5.      Tahap-tahap model pembelajaran Grup Investigasi                                            
6.      Kerangka Model Pembelajaran Grup Investigasi                                                  
7.      Ciri-Ciri Model Group Investigation                                                                     
8.      Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran GI                                            
C.   BAB III : PENUTUP                                                                           
A.      Kesimpulan                                                                                                            





BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
            Dalam dunia pendidikan guru dituntut untuk terus selalu berinovasi dalam kegiatan pembelajaran baik itu dalam hal menerapkan beberapa metode belajar agar tidak menimbulkan kebosanan pada diri siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Selain itu, tujuan utama dengan menerapkan beberapa metode pembelajaran ini agar dapat mencapai tujuan dari pendidikan itu sendiri secara efektif dan efisien.
            Dengan demikian, agar seorang guru dapat dikatakan berhasil maka guru harus terus mengembangkan dan mengaplikasikan beberapa macam metode pembelajaran. Tapi sebelumnya seorang guru juga harus pandai mengatur untuk mengaplikasikan metode pembelajaran itu sendiri dimana dan kapan salah satu metode dapat diterapkan yang sesuai dengan kondisi pembelajaran.
            Dalam makalah ini, pemakalah akan memaparkan salah satu metode pembelajaran kooperative yaitu : Metode Group Investigation yang akan diuraikan secara jelas dan terperinci. Sehingga kelak dapat menjadi acuan untuk menerapkan metode ini di kemudian hari.
B.    Rumusan Masalah
1.      Apa pengertian model pembelajaran grup investigasi  ?
2.      Bagaimana prinsip penggunaan model pembelajaran grup investigasi ?
3.      Apa tujuan model pembelajaran grup investigasi ?
4.      Bagaimana Langkah-langkah model pembelajaran Grup Investigasi ?
5.      Bagaimana tahap-tahap model pembelajaran Grup Investigasi ?
6.      Bagaimana kerangka pembelajaran grup investigasi ?


BAB II
PEMBAHASAN

A.   Pengertian Model Pembelajaran Grup Investigatisi
Height menyatakan to investigation berkaitan dengan kegiatan mengobservasi secara rinci dan menilai secara sistematis. Jadi investigasi adalah proses penyelidikan yang dilakukan seseorang, dan selanjutnya orang tersebut mengkomunikasikan hasil perolehannya, dapat membandingkannya dengan perolehan orang lain, karena dalam suatu investigasi dapat diperoleh satu atau lebih hasil.
Group Investigation merupakan  salah satu bentuk model pembelajaran kooperatif  yang menekankan pada partisipasi dan aktivitas siswa untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari melalui bahan-bahan yang tersedia,
Berdasarkan pandangan konstruktivistik, proses pembelajaran dengan model  group investigation memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan aktif dalam proses pembelajaran mulai dari perencanaan sampai cara mempelajari suatu topik melalui investigasi. Democratic teaching adalah proses pembelajaran yang dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi, yaitu penghargaan terhadap kemampuan, menjunjung keadilan, menerapkan persamaan kesempatan, dan memperhatikan keberagaman peserta didik (Budimansyah, 2007: 7). 
Group investigation adalah kelompok kecil untuk menuntun dan mendorong siswa dalam keterlibatan belajar. Metode ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam keterampilan proses kelompok (group process skills). Hasil akhir dari kelompok adalah sumbangan ide dari tiap anggota serta pembelajaran kelompok yang notabene lebih mengasah kemampuan intelektual siswa dibandingkan belajar secara individual.
Eggen & Kauchak (dalam Maimunah, 2005: 21) mengemukakan Group investigation adalah strategi belajar kooperatif yeng menempatkan siswa ke dalam kelompok untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode GI mempunyai fokus utama untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik atau objek khusus.

B.    Prinsip Penggunaan Model Pembelajaran Group Investigasi
Asumsi yang digunakan sebagai acuan dalam pengembangan model pembelajaran Kooperatif tipe group invetigation, yaitu:
1)     Untuk meningkatkan kemampuan kreativitas siswa dapat ditempuh melalui pengembangan proses kreatif menuju suatu kesadaran dan pengembangan alat bantu yang secara eksplisit mendukung kreativitas.
2)     Komponen emosional lebih penting daripada intelektual, yang tak rasional lebih penting daripada yang irasioanl, dan untuk meningkatkan peluang keberhasilan dalam memecahkan harus lebih dahulu memahami komponen emosional dan irrasional.

C.   Tujuan Model Pembelajaran Grup Investigasi
Metode Grup Investigation paling sedikit memiliki tiga tujuan yang saling terkait:
1)     Group Investigasi membantu siswa untuk melakukan investigasi terhadap suatu topik secara sistematis dan analitik. Hal ini mempunyai implikasi yang positif terhadap pengembangan keterampilan penemuan dan membentu mencapai tujuan. 
2)     Pemahaman secara mendalam terhadap suatu topik yang dilakukan melaui investigasi.
3)     Group Investigasi melatih siswa untuk bekaerja secara kooperatif dalam memecahkan suatu masalah. Dengan adanya kegiatan tersebut, siswa dibekali keterampilan hidup (life skill) yang berharga dalam kehidupan bermasyarakat. Jadi guru menerapkan model pembelajaran GI dapat mencapai tiga hal, yaitu dapat belajar dengan penemuan, belajar isi dan belajar untuk bekerjas secara kooperatif.
D.   Langkah-Langkah Model Pembelajaran Grup Investigasi
Sharan (dalam Supandi, 2005: 6) mengemukakaan langkah-langkah pembelajaran pada model pemelajaran GI sebagai  berikut.
1)     Guru  membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang heterogen.
2)     Guru menjelaskan maksud pembelajaran dan tugas kelompok yang harus dikerjakan.
3)     Guru  memanggil ketua-ketuaa kelompok untuk memanggil  materi tugas secara kooperatif dalam kelompoknya.
4)     Masing-masing kelompok membahas materi tugaas secara  kooperatif dalam kelompoknya.
5)     Setelah selesai, masing-masing  kelompok yang diwakili ketua kelompok  atau salah  satu anggotanya menyampaikan hasil pembahasannya.
6)     Kelompok lain  dapat memberikan tanggapan  terhadap hasil pembahasannya.
7)     Guru memberikan penjelasan singkat (klarifikasi) bila  terjadi kesalahan  konsep dan memberikan kesimpulan.
8)     Evaluasi.
E.    Tahap-tahap model pembelajaran Grup Investigasi
`           Pelaksanaan langkah-langkah pembelajaran di atas tentunya harus berdasarkan prinsip pengelolaan atau reaksi dari metode pembelajaran kooperatif model Group Investigation. Dimana di dalam kelas yang menerapakan model GI, pengajar lebih berperan sebagai konselor, konsultan, dan pemberi kritik yang bersahabat. Dalam kerangka ini pengajar seyogyanya membimbing dan mengarahkan kelompok menjadi tiga tahap:
*      Tahap pemecahan masalah,
*      Tahap pengelolaan kelas,
*      Tahap pemaknaan secara perseorangan. 
1.      Tahap pemecahan masalah berkenaan dengan proses menjawab pertanyaan, apa yang menjadi hakikat masalah, dan apa yang menjadi fokus masalah.
2.      Tahap pengelolaan kelas berkenaan dengan proses menjawab pertanyaan, informasi apa yang saja yang diperlukan, bagaimana mengorganisasikan kelompok untuk memperoleh informasi itu.
3.      Tahap pemaknaan perseorangan berkenaan dengan proses pengkajian bagaimana kelompok menghayati kesimpulan yang dibuatnya, dan apa yeng membedakan seseorang sebagai hasil dari mengikuti proses tersebut (Thelen dalam Winataputra, 2001: 37)


F.    Kerangka Model Pembelajaran Grup Investigasi
Dari kerangka operasional pembelajaran Group Investigation yang ditulis oleh Joise & Weil ini dapat kita ketahui bahwa kerangka operasional model pembelajaran Group Investigation adalah sebagai berikut:
1)     Siswa dihadapkan dengan situasi bermasalah
2)     Siswa melakukan eksplorasi sebagai respon terhadap situasi yang problematis.
3)     Siswa merumuskan tugas-tugas belajar atau learning taks dan mengorganisasikan untuk membangun suatu proses penelitian.
4)     Siswa melakukan kegiatan belajar individual dan kelompok.
5)     Siswa menganalisis kemajuan dan proses yang dilakukan dalam proses penelitian kelompok.
6)     Siswa melakukan proses pengulangan kegiatan atau Recycle Activities.
G.   Ciri-Ciri Model Group Investigation
Model pembelajaran Group Investigation merupakan model yang sulit diterapkan dalam pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran ini mempunyai cirri-ciri, yakni sebagai berikut:
1.      Pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation berpusat pada siswa, guru hanya bertindak sebagai fasilitator atau konsultan sehingga siswa berperan aktif dalam pembelajaran.
2.      Pembelajaran yang dilakukan membuat suasana saling bekerjasama dan berinteraksi antar siswa dalam kelompok tanpa memandang latar belakang, setiap siswa dalam kelompok memadukan berbagai ide dan pendapat, saling berdiskusi dan beragumentasi dalam memahami suatu pokok bahasan serta memecahkan suatu permasalahan yang dihadapi kelompok.
3.      pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation siswa dilatih untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik dari berbagai topik yang telah dipelajari.
4.      semua siswa dalam kelas saling terlihat dan mencapai suatu perspektif yang luas mengenai topik tersebut.
5.      adanya motivasi yang mendorong siswa agar aktif dalam proses belajar mulai dari tahap pertama sampai tahap akhir pembelajaran.
6.      pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation suasana belajar terasa lebih efektif, kerjasama kelompok dalam pembelajaran ini dapat membangkitkan semangat siswa untuk memiliki keberanian dalam mengemukakan pendapat dan berbagi informasi dengan teman lainnya dalam membahas materi pembelajaran.
H.   Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran GI
a)      Kelebihan Pembelajaran GI
Setiawan (2006:9) mendeskripsikan beberapa kelebihan dari pembelajaran GI, yaitu sebagai berikut:
1)     Secara Pribadi dalam proses belajarnya dapat bekerja secara bebas.
2)     memberi semangat untuk berinisiatif, kreatif, dan aktif.
3)     rasa percaya diri dapat lebih meningkat.
4)     Dapat belajar untuk memecahkan, menangani suatu masalah.
5)     meningkatkan belajar bekerja sama.
6)     belajar berkomunikasi baik dengan teman sendiri maupun guru.
7)     belajar berkomunikasi yang baik secara sistematis.
8)     belajar menghargai pendapat orang lain.
9)     meningkatkan partisipasi dalam membuat suatu keputusan
b)      Kekurangan model belajar GI
1.      Sedikitnya materi yang tersampaikan pada satu kali pertemuan.
2.      Sulitnya memberikan penilaian secara personal.
3.      Tidak semua topik cocok dengan model pembelajaran GI, meodel pembelajran GI cocok untuk diterapkan pada suatu topik yang menuntut siswa untuk memahami suatu bahasan dari pengalaman yang dialami sendiri.
4.      Diskusi kelompok biasanya berjalan kurang efektif

BAB III
PENUTUP

A.   Kesimpulan
Model pembelajaran kooperatif GI merupakan metode pembelajaran dengan siswa belajar secara kelompok, kelompok belajar terbentuk berdasarkan topik yang dipilih siswa. Pendekatan ini memerlukan norma dan struktur yang lebih rumit daripada pendekatan yang lebih berpusat pada guru. Dalam pembelajaran koo[eratif GI siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan anggota 2-6 orang siswa yang heterogen. Kelompok memilih topik untuk diselidiki dan melakukan penyelidikan yang mendalam atas topic yang dipilih, selanjutnya menyiapkan dan mempresentasikan laporan di depan kelas.
Investigasi kelompok merupakan model pembelajaran kooperatif yang paling kompleks dan paling sulit untuk diterapkan (Trianto, 2012). Model ini dikembangkan pertama kali oleh Thelan. Dalam perkembangannya model ini diperluas dan dipertajam oleh Sharan dari Universitas Tel Aviv. Berbeda dengan STAD dan jigsaw, siswa terlibat dalam perencanaan baik topic yang dipelajari dan bagaimana jalannya penyelidikan mereka. Pembelajaran ini memerlukan norma dan struktur kelas yang lebih rumit daripada pendekatan yang lebih berpusat pada guru. Pendekatan ini juga memerlukan mengajar siswa keterampilan komunikasi dan proses kelompok yang baik.


DAFTAR PUSTAKA

Winataputra, Udin, S. 2001. Model-model Pembelajaran Inovatif. Jakarta Pusat: Direktorat Jenderal Pendidikan  Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
Budimansyah. 2004. Belajar Kooperatif Model Penyelidikan Kelompok.
Maimunah. 2005. Pembelajaran Volume Bola dengan Belajar Kooperatif Model GI
Supandi. 2005. Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Metode GI

TUGAS KAPITA SELEKTA ILMU POLITIK

2 Apr 2015
Posted by Pathurroni


RESUME

KAPITA SELEKTA ILMU POLITIK
(NEGARA BELIZE)
“Sub Umbra Floreo”
“Di Bawah Bayangan Teduh Aku Berkembang”
 

OLEH:
PATHURRONI (E1B113056)
FAKULTAS KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MATARAM
2014/2015





 

BAB I
PENDAHULUAN
Belize adalah sebuah negara kecil di pesisir timur Amerika Tengah, berbatasan dengan Meksiko di sebelah barat laut dan Guatemala di barat dan selatan. Honduras terletak 75 km ke arah tenggara. Dalam bahasa Spanyol, Belize seringkali disebut Belice. Dahulu disebut Honduras Britania hingga 1973, Belize adalah bekas jajahan Britania Raya selama lebih dari satu abad. Nama "Belize" diambil dari Sungai Belize. Asal nama Belize tak begitu jelas, namun 1 teori mengatakan nama ini diturunkan dari pelafalan Spanyol buat Wallace yang merupakan nama akhir bajak laut yang menciptakan permukiman pertama di Belize pada 1638. Kemungkinan lain ialah bahwa nama itu dari kata Maya belix, yang berarti "air berlumpur", diterapkan ke Sungai Belize. Ibukota Belize di Belmopan.

Belize terletak antara Sungai Hondo dan Sarstoon, dengan Sungai Belize yang mengalir di tengah negeri. Bagian utara Belize terutama terdiri dari daratan pesisir rendah dan berawa di tempat itu hutan amat lebat. Flora amat beragam mengingat daerah geografis yang sempit. Bagian selatan memiliki jajaran pegunungan Maya yang rendah, yang Victoria Peak-nya ialah titik tertinggi di Belize pada 3.675 kaki (1.120 m) tingginya. Pesisir Karibia dipagari dengan batu karang dan sekitar 450 pulau kecil yang di sana dinamakan cayes, dilafalkan "keys". Belize ialah tempat karang penghalang besar terpanjang di belahan barat yang terbentang sekitar 200 mil (322 km) dan ke-2 terpanjang di sunia setelah Karang Penghalang Besar. 3 dari 4 atol koral di Belahan Barat juga terletak lepas pesisir Belize. Belize juga satu-satunya negara Amerika Serikat yang tak memiliki pesisir Samudra Pasifik. Iklimnya tropis dan umumnya amat panas dan kering. Musim hujan berlangsung dari Mei hingga November serta badai topan dan banjir sering terjadi.

Keindahan alam juga ditemukan di Negara ini yaitu The Great Blue Hole di pesisir pantai Belize, yang merupakan salah satu keajaiban paling dikenal di dunia. The Great Blue Hole terletak di Belize Barrier Reef Reserve System, sekitar 60 mil jauhnya dari Belize City, ibu kota Balize.
The Great Blue Hole adalah lubang besar “pembuangan air” di lepas pantai Belize dan diyakini bahwa lubang ini adalah lubang laut terbesar di dunia dengan kedalaman sekitar 125 meter dengan diameternya sekitar 300 meter. Lubang ini diyakini sebagai penyebab kenaikan permukaan air laut sekitar 65.000 tahun yang lalu. Tempat ini menjadi daya tarik para wisatawan, khususnya bagi para penyelam scuba yang ingin mengetahui dan meng-eksplorasi kedalaman lubang ini. Diketahui bahwa ada banyak jaringan gua di tempat ini. Dan didalamnya banyak terdapat spesies hewan langka dan bentuk kehidupan lain yang hanya dapat ditemukan di tempat ini saja.
Belize termasuk salah satu negara yang cukup beruntung karena walaupun hanya sebuah negara kecil mereka memiliki cukup banyak jenis tumbuhan dan hewan.  Beberapa kemudian dipilih untuk dijadikan simbol nasional negara mereka yaitu anggrek hitam, pohon mahoni, keel billed toucan dan tapir.

Sebagian besar ekonomi Belize terdiri atas industri pariwisata. Pertanian juga bagian kunci ekonomi.
Ekonomi yang kecil, pada dasarnya perusahaan swasta, terutama berbasis pertanian, industri berdasarkan pertanian, dan cenderamata, dengan pariwisata dan konstruksi yang memperlihatkan kpentingan tinggi. Bula, panenan utama, hampir setengah ekspor, sedangkan industri pisang ialah yang paling banyak mempekerjakan buruh. Produksi jeruk telah menjadi industri utama bersama dengan Hummingbird Highway. Kini, secara radikal penemuan endapan minyak di Distrik Cayo dan kemungkinan endapan di Distrik Toledo mengubah pertambangan dan kemampuan manufaktur Belize yang belum dimanfaatkan.
Kebijakan moneter dan fiskal pemerintah yang berkuasa yang bersifat ekspansioner, berawal pada September 1998, menimbulkan perkembangan PDB 6,4% pada 1999 dan 10,5% pada 2000. Perkembangan melambat pada 2001 hingga 3% karena penurunan global dan kerusakan parah akibat hurikan pada pertanian, perikanan, dan pariwisata. Pada 2005 perkembangan sekitar 3,8%. Persoalan utama terus cepat mengembangkan defisit perdagangan dan penerimaan asing. Tujuan kunci jangka pendek tetaplah pengurangan kemiskinan dengan bantuan asing.
Sebagian besar penduduk Belize berada di bawah usia 30. Hampir 40% orang Belize di bawah 15; jumlah yang mirip ialah antara usia 15 dan 65. Secara berangsur pria melampaui wanita, meski ini mulai berubah di antara kelompok etnis tertentu, seperti orang Kreol dan Garifuna, di mana terdapat lebih banyak orang setengah baya dan wanita tua. Keluarga Maya dan Mestizo lebih mungkin memiliki rumah tangga yang didominasi wanita.
Tingkat kelahiran di Belize hampir 25/1000. Hampir 6 orang meninggal setiap tahun dari 1.000 anggota penduduk; jumlah ini termasuk pembunuhan, kecelakaan, dan kematian alamiah. Kematian bayi amat tinggi di awal abad ke-20, namun kini turun menjadi 24 dari 1000 bayi belaka. Namun bayi laki-laki lebih mungkin mati daripada perempuan. Harapan hidup lelaki khasnya 66 tahun, sedangkan wanita 70. HIV/AIDS, yang bukan ancaman serius buat kestabilan nasional, tak banyak berpengaruh pada penduduknya sehingga menyebabkan Belize memiliki tingkat tertinggi di antara negara Karibia dan Amerika Tengah.
Menurut sensus terakhir, penduduk negeri ini mendekati 300.000, dan kebanyakan multirasial dan multietnis. Orang Maya ialah yang paling kokoh di antara kelompok lain, di Belize dan kawasan Yucatán sejak 500-an M. Namun, sebagian besar penduduk Belize asli Maya terhapus karena penyakit dan sengketa antarsuku dan dengan orang Eropa. Kini 3 kelompok Maya menghuni negeri ini: Yucatek (berasal dari Yucatán, Meksiko untuk menghindari perang yang terjadi di sana), Mopan (asli Belize, namun dipaksa keluar oleh Inggris; mereka kembali dari Guatemala untuk menghindari perbudakan), dan Kekchi (juga lari dari perbudakan di Guatemala.
Ketegangan rasial amat tidak umum karena lingkungan masyarakat yang multibudaya, dan campuran tetap kelompok etnis yang berbeda. Banyak orang yang dengan mudah menjatidirikan diri sebagai "orang Belize", karena banyaknya campuran ras. Karena itu, susunan etnis negeri ini kadang-kadang sulit ditentukan, namun jati diri Mestizo terdiri atas 50% penduduk, dan Kriol 25%. Sisanya ialah campuran Maya, Garifuna, Mennonit petani Belanda/Jerman, Amerika Tengah, kulit putih dari Amerika, dan banyak kelompok lain yang direkrut mengembangkan negeri.
BAB II
SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA BELIZE
Sistem pemerintahan Negara Belize adalah Monarki konstitusional. Monarki konstitusional adalah sejenis monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui Raja, Ratu, atau Kaisar sebagai kepala negara. Monarki konstitusional yang modern biasanya menggunakan konsep trias politica, atau politik tiga serangkai. Ini berarti raja adalah hanya ketua simbolis cabang eksekutif.
Saat ini, monarki konstitusional lazimnya digabung dengan demokrasi representatif. Oleh karena itu, kerajaan masih di bawah kekuasaan rakyat tetapi raja mempunyai peranan tradisional di dalam sebuah negara. Pada hakikatnya sang perdana menteri, pemimpin yang dipilih oleh rakyat, yang memerintah negara dan bukan Raja.
Adapun ciri-ciri dari sistem pemerintahan monarki konstiitusional natara lain:
Pendalaman teori
Monarki konstitusional
Kepala negara
Raja/Ratu
Kepala pemerintahan
Perdana Menteri
Kekuasaan kepala negara
Terbatas
Masa jabatan kepala negara
seumur hidup
Masa jabatan kepala pemerintahan
ditentukan jangka waktu
(maksimal 2 periode)
Kekuasaan negara
Hanya pemisahan
Hak prerogratif untuk eksekutif
Perdana Menteri
Hak kekuasaan wilayah negara
Perdana Menteri
Hak pendapat menurut UUD/UU/peraturan diberlakukan/dicabut
(termasuk UU pewaris tahta)
Perdana Menteri
Tampilan kepala negara dalam kabinet
tidak
(kecuali ada undangan Perdana Menteri)
Eksekutif tanggungjawab kepada legislatif
Ya
Eksekutif dijatuhkan legislatif
Ya
Pembubaran legislatif oleh eksekutif
Ya
Keputusan kepala negara
dapat diubah melalui legislatif
Keterlibatan kepala negara untuk hak partai politik/hak pemilih
Tidak
Keterlibatan anggota keluarga kepala negara untuk hak partai politik/hak pemilih/anggota eksekutif
Tidak
Rangkap jabatan kepala negara
Tidak
Pengusulan/Pengubah/Pengganti/Perbaikan UUD/UU/peraturan
bersama dengan legislatif
(termasuk UU pewaris tahta)
Perdana Menteri
Pemilihan kepala negara
diwariskan turun temurun menurut UU
Pemilihan kepala pemerintahan
dipilih rakyat (langsung) atau
parlemen (tidak langsung)
Hukuman kepada kepala negara
 ?
Hukuman kepada kepala pemerintahan
Mosi tak percaya
Lingkungan Istana Negara
Pribadi
Posisi elite/orang kaya
dianggap bangsawan/feodal
(Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Monarki_konstitusional)



BAB III
DEMOKRASI NEGARA BELIZE
Demokrasi yang diterapkan di Negara Belize adalah demokrasi Parlementer akan taetapi Parlemen Belize mengadopsi model Westminster Sistem Westminster adalah demokratisasi sistem parlemen dari pemerintahan politik Inggris. Istilah ini berasal dari Istana Westminster , kursi dari Parlemen Britania Raya.
Sistem ini adalah serangkaian prosedur untuk operasi legislatif . Hal ini digunakan, atau pernah digunakan, dalam legislatif nasional dan subnasional legislatif yang paling Commonwealth dan mantan Commonwealth negara setelah yang diberikan pemerintah yang bertanggung jawab , dimulai dengan yang pertama dari provinsi Kanada pada tahun 1848 dan enam koloni Australia antara tahun 1855 dan 1890. Namun beberapa bekas koloni (misalnya Nigeria ) telah mengadopsi sistem presidensial sebagai bentuk pemerintahan.
Karakteristik sistem parlementer model wesminster:
1)     Suatu negara atau kepala negara yang berfungsi sebagai pemegang nominal atau legal dan konstitusional kekuasaan eksekutif, dan memegang banyak kekuasaan cadangan , tapi yang tugas sehari-hari terutama terdiri dari melakukan fungsi seremonial. Contohnya termasuk Ratu Elizabeth II , yang Gubernur Jenderal di Commonwealth alam, atau presiden banyak negara dan negara / provinsi gubernur di republik federal yang sistem .
2)     Sebuah kepala pemerintahan (atau kepala eksekutif), yang dikenal sebagai perdana menteri (PM), perdana menteri atau menteri pertama . Sementara kepala negara menunjuk kepala pemerintahan, konvensi konstitusi menunjukkan bahwa mayoritas Anggota Parlemen terpilih harus mendukung orang yang ditunjuk. Jika lebih dari separuh anggota parlemen terpilih milik partai politik yang sama, maka parlemen pemimpin dari Partai yang biasanya akan ditunjuk.
3)     Independen PNS yang menyarankan, dan alat, keputusan para menteri. PNS memegang janji permanen dan dapat mengharapkan proses seleksi berbasis prestasi dan kelangsungan kerja ketika pemerintah berubah. 
4)     Sebuah oposisi parlemen (dalam sistem multi partai ) dengan seorang pejabat Pemimpin Oposisi .
5)     Legislatif, sering bikameral , dengan setidaknya satu rumah terpilih terpilih - meskipun unikameral sistem juga ada; anggota legislatif biasanya dipilih oleh kabupaten di first-past-the-post pemilu (sebagai lawan negara-lebar perwakilan proporsional ). Pengecualian untuk ini termasuk Selandia Baru, yang berubah pada tahun 1993 menggunakan campuran anggota perwakilan proporsional , Israel , yang selalu digunakan negara perwakilan proporsional lebar; dan Australia, yang menggunakan suara preferensial .
6)     Sebuah majelis rendah parlemen dengan kemampuan untuk memberhentikan pemerintah dengan "menahan (atau blocking) Pasokan" (menolak anggaran), melewati mosi tidak percaya , atau mengalahkan mosi tidak percaya . Sistem Westminster memungkinkan pemerintah untuk dikalahkan atau dipaksa menjadi pemilihan umum independen.
7)     Parlemen yang dapat dilarutkan dan membentak pemilu dipanggil setiap saat.
8)     Hak Parlemen , yang memungkinkan legislatif untuk membahas setiap masalah yang dianggap relevan, tanpa takut konsekuensi yang berasal dari pernyataan memfitnah atau catatan daripadanya
9)     Risalah rapat, sering dikenal sebagai Hansard , termasuk kemampuan untuk legislatif untuk menyerang diskusi dari menit ini
10) Kemampuan pengadilan untuk mengatasi diam atau ambiguitas dalam parlemen hukum perundang-undangan melalui pengembangan hukum umum . Sistem paralel lain prinsip-prinsip hukum juga ada dikenal sebagai ekuitas meskipun hal ini sebagian besar telah bergabung dengan hukum umum atau dikodifikasikan dalam undang-undang. Pengecualian untuk ini termasuk India, Quebec di Kanada, dan Skotlandia di Inggris antara lain yang campuran hukum umum dengan sistem hukum lainnya.
Sebagian besar prosedur sistem Westminster berasal dengan konvensi , praktik dan preseden dari Parlemen Britania Raya , yang merupakan bagian dari apa yang dikenal sebagai Konstitusi Inggris . Berbeda dengan uncodified konstitusi Inggris, sebagian besar negara yang menggunakan sistem Westminster telah dikodifikasikan sistem dalam menulis konstitusi .
Namun, konvensi uncodified, praktik dan preseden terus memainkan peran penting dalam sebagian besar negara, karena banyak konstitusi tidak menentukan unsur-unsur penting dari prosedur: misalnya, beberapa konstitusi yang lebih tua menggunakan sistem Westminster tidak menyebutkan adanya kabinet dan / atau perdana menteri, karena kantor tersebut diambil untuk diberikan oleh penulis konstitusi tersebut.
Kadang-kadang konvensi, kekuatan cadangan dan pengaruh lainnya bertabrakan di saat krisis, dan pada saat seperti kelemahan aspek tertulis dari sistem Westminster, serta kekuatan fleksibilitas sistem Westminster, yang diuji. Sebagai contoh ilustrasi, dalam krisis konstitusional Australia 1975 Gubernur Jenderal Australia, Sir John Kerr , diberhentikan Perdana Menteri Gough Whitlam pada otoritas cadangan daya sendiri dan menggantinya dengan pemimpin oposisi Malcolm Fraser .









Tugas selesai postingan pun lancar
...MOVE-ON...








SUMBER

http://id.wikipedia.org/wiki/Belize
http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/03/11/keindahan-the-great-blue-hole-belize/
http://dz-dcupine-pg.blogspot.com/2011/05/belize.html
http://www.belizeguide.org/belizehistory.html
http://www.belizenet.com/history/chap14.html
http://sebelasipadualabsky.blogspot.com/2011/05/saya-dan-negara-belize-air-berlumpur.html
SELAMAT DATANG DI BLOG KU SAHABAT

MY FOLLOWERS

KUNJUNGAN SAHABAT

Powered by Blogger.

Translate

INILAH AKU SAHABAT

My photo
Nama lengkap saya adalah PATHURRONI sudah itu aja tak lebih tak kurang. Saya berasal dari Kecamatan Pringgabaya di Lombok Timur

Blog Archive

- Copyright © RONY BLOGSPOTAN -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by DJogzs -